Peluang tersebut mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kapasitas tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan kompetensi di sektor-sektor yang berkaitan dengan ekonomi hijau.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai tantangan utama bukan lagi sekadar menyusun peta jalan green jobs, melainkan memastikan rencana tersebut diterjemahkan menjadi langkah konkret yang dapat memberi manfaat bagi tenaga kerja.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Indonesia’s Green Jobs Conference 2026 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
“Kalau kita lihat dalam kacamata global, green jobs ini tidak hanya menjadi concern Indonesia tapi semua negara dan semua di dunia. Kita sudah berdiskusi cukup panjang terkait dengan roadmap khusus terkait dengan green jobs ini,” ujar Yassierli.
Menurut Yassierli, kesiapan tenaga kerja menjadi salah satu bagian penting dalam memanfaatkan peluang pekerjaan hijau. Kemnaker menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari pelatihan hingga pengakuan terhadap kompetensi pekerja.




